Blockchain.web.id Approval
Keamanan

Modus Penipuan Kripto di Indonesia dan Cara Mengenali Ciri-Cirinya

2026-10-14 · Redaksi Blockchain.web.id · Pilar

Penipuan berkedok aset kripto tidak menyerang kerentanan teknis, melainkan kepercayaan. Karena itu, memahami cara kerja blockchain tidak cukup untuk menghindarinya. Yang perlu dikenali adalah polanya.

Gambaran besarnya

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal melaporkan 25.875 pengaduan entitas ilegal sepanjang 1 Januari sampai 31 Juli 2026, yang terdiri atas 22.529 pengaduan pinjaman online ilegal, 3.170 pengaduan investasi ilegal, dan 176 pengaduan gadai ilegal. Lembaga koordinasi penanganan penipuan transaksi keuangan juga mencatat puluhan ribu laporan penipuan transaksi belanja.

Dua hal menonjol dari laporan itu. Pertama, korban didominasi pekerja muda. Kedua, modusnya bergeser ke bentuk yang tampak sepele: jasa periklanan berbasis setoran, tawaran kerja paruh waktu fiktif, dan peniruan identitas perusahaan resmi.

Pola yang berulang

Periksa sebelum menyetor

Bila sudah terjadi

Yang tidak boleh diandalkan

Kepercayaan pada tampilan aplikasi, jumlah pengikut akun, atau testimoni anggota tidak membuktikan apa pun. Yang menentukan adalah status badan hukumnya pada daftar resmi, dan itu dapat Anda periksa sendiri dalam beberapa menit.

Satu kaidah sederhana yang berlaku umum: bila imbal hasilnya dijanjikan pasti dan tinggi, yang sebenarnya sedang dijual bukan peluang, melainkan kepercayaan Anda.

Catatan penyunting: tulisan ini bersifat edukasi umum, bukan nasihat hukum. Angka dan kanal pengaduan dapat berubah; periksa laman resmi otoritas untuk keterbaruan.